A.
Rentan Kendala (Spam of Control)
Rentang Kendali
(Span of Control), sering disebut juga Span of Management, Span of Executive
atau Span of Authority. Diartikan batas jumlah bawahan langsung yang dapat
dipimpin dan dikendalikan secara effektif oleh seorang manager.
Dalam
proses organisasi tidaklah selalu mulus, tentunya akan banyak terjadi
hambatan-hambatan pada perjalanananya. Hambatan yang sering muncul adalah
hambatan komunikasi, karena komunikasi adalah kunci utama dalam kesuksesan
organisasi mengingat banyaknya orang yang terlibat didalammnya. Hambatan
tersebut tentunya bukan menjadi suatu pengganjal dalam organisasi karena semua
hambatan pastinya dapat diselesaikan dengan baik dan tepat. Berikut ini adalah
macam-macam hambatan dalam organisasi yaitu :
- Hambatan dari Proses Komunikasi yaitu hambatan yang timbul dari ketidak jelasan informasi yang akan disampaikan.
- Hambatan Fisik yaitu hambatan yang terjadi akibat ada gangguan cuaca, gangguan sinyal, dsb
- Hambatan Semantik yaitu hambatan yang terjadi akibat pemahaman yang sedikit mengenai bahasa dan istilah-istilah asing yang digunakan dalam informasi atau pesan
- Hambatan Psikologis yaitu hambatan yang berasal dari gangguan kondisi kejiwaaan dari si pengirim pesan atau penerima pesan sengingga mengakibatkan informasi tersebut mengalami perubahan
- Hambatan Manusiawi yaitu hambatan yang terjadi akibat tingkat emosi manusia yang tidak menentu dalam menyikapi informasi atau pesan
- Hambatan Organisasional yaitu tingkat hirarkhi, wewenang manajerial dan spesialisasi yaitu hambatan yang timbul akibat komunikasi dengan atasan atau bawahan mengalami kendala seperti tingkat pemahaman terhadap suatu informasi yang berbeda yang mengakibatkan sebuah hambatan.
- Hambatan-hambatan Antar Pribadi yaitu hambatan yang timbul antar pribadi didalam sebuah organisasi, biasanya hambatan ini muncul karena adanya salah paham antar pribadi yang menyangkut masalah tugas dan wewenang dari orang yang ada dalam organisasi
B.
Bentuk organisasi dengan kebaikan serta keburukann
Menurut pola hubungan kerja, lalu
lintas wewenang dan tanggung jawab, maka bentuk organisasi dapat dibedakan
sebagai berikut:
- Bentuk Organisasi Garis
Bentuk ini merupakan nbentuk organisasi paling tua dan
paling sederhana. Bentuk organisasi diciptakan oleh Henry Fayol. Biasa juga
disebut dengan organisasi militer dimana cirinya adalah struktur organisasi ini
relatif kecil, jumlah karyawan yang relatif sedikit, saling kenal, dan
spesialisai kerja yang belum begitu rumit dan tinggi.
Kebaikannya;
1.
Kesatuan komado terjamin baik karena
pimpinan berada pada satu tangan.
2.
Proses pengambilan keputusan
berjalan dengan cepat karena jumlah orang yang diajak berkonsultasi masih
sedikit.
3.
Rasa solidaritas dianatara karyawan
umumnya tinggi karena saling mengenal.
Keburukannya;
1.
Seluruh organisasi tergantung pada
satu pimpinan (satu orang) dimana bila pimpinan tersebut berhalangan maka
organisasi tersebut akan mandek atau hancur.
2.
Ada kecenderungan pimpinan bertindak
secara otokratis.
3.
Kesempatan karyawan untuk berkembang
terbatas.
- Bentuk Organisasi Fungsional
Bentuk ini merupakan bentuk dimana sebagian atau segelintir
pimpinan tidak mempunyai bawahan yang jelas karena setiap pimpinan berwenang
memberikan komando pada bawahannya. Bentuk ini dikembangkan oleh FW Taylor.
Kebaikannya;
1.
Pembidangan tugas-tugas jelas.
2.
Spesialisasi karyawan dapat
dikembangkan dan digunakan semaksimal mungkin.
3.
Digunakannya tenga-tenaga ahli dalam
berbagai bidang sesuai dengan fungsinya.
Keburukannya;
1.
Karena adanya spesialisasi kerja
maka akan sulit untuk mengadakan tour of duty.
2.
Karyawan lebih mementingkan
bidangnya sehingga sukar untuk melaksanakan koordinasi.
- Bentuk Organisasi Garis dan Staff
Bentuk ini umumnya dianut oleh organisasi besar, daerah kerja
yang luas, mempunyai bidang tugas yang beraneka dan rumit serta jumlah karyawan
yang banyak. Bentuk ini diciptakan oleh Harrington Emerson.
Kebaikannya;
1.
Dapat digunakan pada setiap
organisasi yang besar, apapun tujuannya, luas organisasinya,dan kompleksitas
susunan organisasinya.
2.
Pengambilan keputusan lebih mudah
karena adanya dukungan dari staf ahli.
3.
Perwujudan “the right man in the
right place”lebih mudah terlaksana.
Keburukannya;
1.
Sesama karyawan dapat terjadi tidak
saling mengenal, solidaritas sulit terbangun
2.
Karena susunan organisasinya yang
koompleksitas, maka kesulitannya adalah dalam bidang koordinasi antar divisi
atau departemen.
- Bentuk Organisasi Fungsional dan Staff
Bentuk ini merupakan kombinasi dari
bentuk organisasi fungsional dan bentuk organisasi garis dan staff. Adapun
kebaikan dan keburukan dari bentuk organisasi ini adalah juga merupakan
kombinasi dari bentuk diatas.
Keburukan :
Struktur organisasinya sangat rumit,
adanya kemungkinan pimpinan staf melampaui batas kewenangannya, dan perintah
lini dan perintah staf sering membingungkan anggota organisasi karena kedua
jenis hirarki sering tidak seirama dalam memandang sesuatu .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar