Senin, 27 Oktober 2014

Mau install Windows 8 ?

Windows 8 adalah nama sistem operasi yang diluncurkan oleh perusahaan besar Microsoft pada akhir tahun 2012. Windows 8 kini menjadi salah satu sistem operasi yang paling digemari, salah satunya karena tampilannya yang sangat menarik perhatian.

Menyinggung soal windows 8, kali ini Saya akan memberikan sedikit tutorial Cara Menginstall Windows 8. Pasti banyak diantara Anda yang ingin memasang windows 8 sebagai sistem operasi di komputer maupun laptop. Bagi Anda yang belum bisa menginstall windows 8, cobalah ikuti langkah-langkah dibawah ini.

Sebelum menginstall windows 8, ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal, seperti:

  • Backup data-data penting yang ada
  • Apabila yang akan di install windows adalah laptop, siapkan charger untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Pastikan hardware yang digunakan dalam keadaan baik.
  • Mempersiapkan Installer Windows 8 (baik berupa DVD ataupun Flashdisk)
Tutorial Cara Menginstall Windows 8 Lengkap dengan Gambar

Langkah-Langkah Menginstall Windows 8

1. Masukkan Installer windows 8 Anda.

2. Atur BIOS, agar booting awal melalui CD/DVD (jika menggunakan DVD Installer). Namun jika menggunakan flashdisk pilihlah USB sebagai booting pertamanya. Kemudian save dan jangan lupa reboot.
3. Jika saat booting Anda mendapatkan perintah press any key boot from CD or DVD, maka Anda bisa tekan tombol apa saja untuk melanjutkan installasi.
4. Windows 8 memerlukan beberapa menit untuk memuat file setup. Dimana akan terlihat sperti gambar dibwah ini.
langkah langkah menginstall windows 8
5. Setelah itu, Anda akan di alihkan ke jendela installasi.  Sesuaikan pilihan opsi yang ada, kemudian klik next.
langkah langkah menginstall windows 8
6. Kemudian klik Install Now untuk memulai installasi.
langkah langkah menginstall windows 8
7. Centang pada kotak I accept the licence terms, kemudian klik next.
langkah langkah menginstall windows 8
8. Karena tujuan kita adalah mnginstall, maka pilih saja Custom: Install windows only (advanced)
langkah langkah menginstall windows 8
9. Ini adalah bagian paling penting. Pilihlah drive yang akan install.
langkah langkah menginstall windows 8
Mengatur drive sekaligus partisi pada step ini di sarankan bagilah hardisk  minimal 2 drive, satu untuk drive untuk windows 7 (C) dan satu drive untuk data (D) dengan memilih drive option. Sebelum lanjut, pilihlah Disk 0 Partition 2 yang merupakan partisi (C). Kemudian klik Next.
Namun karena kapasitas harddisk seperti yang terlihat di gambar, tidak memungkinkan untuk membuat dua partisi.
langkah langkah menginstall windows 8
10. Sampai disini, proses installasi segera dimulai. Tunggulah beberapa menit. Lama prosesnya tergantung kondisi hardware yang berangkutan.
langkah langkah menginstall windows 8
langkah langkah menginstall windows 8
11. Setalah itu, secara otomatis komputer Anda akan reboot. Dan melanjutkan dengan mempersiapkan sttingan.
langkah langkah menginstall windows 8

langkah langkah menginstall windows 8
12. Isi nama komputer dan pilihlah warna untuk tema windows 8 Anda.
langkah langkah menginstall windows 8

13. Kemudian akan dilanjutkan dengan opsi metode settingan. Customise atau Express Setting. Jika Adna memilih Express Setting, maka Anda akan menggunakan settingan default. Dan Sebaliknya. Pada tutorial ini, saya memilih Customise Setting.
langkah langkah menginstall windows 8
14. Selanjutnya akan ditanya, apakah ingin mengaktifkan file sharing atau tidak. Silahkan pilih opsi yang Anda inginkan.
langkah langkah menginstall windows 8
15. Lalu Anda bisa memilih opsi untuk fasilistas windows Update, ini bisa disesuaikan dengan keinginan masing-masing. Kemudian klik next.
langkah langkah menginstall windows 8

16. Apakah ingin mengirim segala informasi ke microsoft. Silahkan atur hal-hal dengan prefrensi dari Anda. kemudian klik next.
langkah langkah menginstall windows 8
Kemudian, akan ditanya tentang pemecahan masalah dan pilihan apa yang ingin dinyalakan. Juga, dapat mengatur jika aplikasi dapat menggunakan nama dan gambar akun dan jika mereka diizinkan untuk mengakses lokasi Anda. Silahkan atur hal-hal seperti yang diinginkan dan klik Next.

langkah langkah menginstall windows 8

17. Sign in to Your PC. Pada sistem operasi windows 8, Anda bisa login dengan akun Windows Live. Jadi jika Anda memiliki Akun masukan saja, namun jika belum memiliki klik saja sign in without a microsoft account.
langkah langkah menginstall windows 8
18. lalu pilih Local Account.
langkah langkah menginstall windows 8

19. Disini Anda diminta memasukan username dan bila dirasa perlu masukkan juga password. kemudian klik next.
langkah langkah menginstall windows 8
20. Finallizing your settings, sekarang windows akan mempersiapkan komputer serta pengaturan Anda. Tunggukah beberpa saat hingga proses selesai.
langkah langkah menginstall windows 8

Sementara persiapan dilakukan, Anda dapat melihat sedikit panduan singkat tentang cara mengakses personal bar. Disarankan agar Anda memperhatikan petunjuk yang diberikan.

langkah langkah menginstall windows 8

langkah langkah menginstall windows 8

langkah langkah menginstall windows 8
21. Windows 8 kini bisa gunakan di komputer ataupun laptop Anda.

langkah langkah menginstall windows 8
Silahkan mencoba sedikit tutorial yang sudah saya buat, kalo mungkin ada kesalahan mohon dimaafkan .

Anti Virus pada Komputer

Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan). Sebagian besar antivirus bekerja dengan beberapa metode seperti di bawah ini:

  • Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription
  • Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang “tidak wajar” menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. 
  • Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau “False Alarm” (jika konfigurasi antivirus terlalu “keras”), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu “lunak”), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning.
Antivirus yang menggunakan behavior-blocking detection ini masih sedikit jumlahnya, tapi di masa yang akan datang, kemungkinan besar semua antivirus akan menggunakan cara ini. Beberapa antivirus juga menggunakan dua metode di atas secara sekaligus.
Tabel berikut berisi beberapa antivirus yang beredar di pasaran




ProdukSitus Web
eSafehttp://www.aks.com
Avasthttp://www.asw.cz
Anyware AntiVirushttp://www.helpvirus.com
Ansavhttp://www.ansav.com/
AVG Anti-Virus http://www.grisoft.com
Quick Heal http://www.quickheal.com
Vexira Antivirus http://www.centralcommand.com
Command AntiVirus http://www.authentium.com/command/index.html
eTrust http://www.ca.com/virusinfo/
waVe Antivirus http://www.cyber.com
SpIDer Guard http://www.dials.ru
NOD32 http://www.nod32.com
F-Prot Antivirus http://www.f-prot.com
F-Secure Anti-virus http://www.fsecure.com
RAV AntiVirus http://www.rav.ro
AntiVir dan AntiVir Personal Edition http://www.antivir.de
ViRobot, DataMedic, Live-Call http://www.hauri.co.kr
WinProof dan ExcelProof http://www.hiwire.com.sg
Die Klinik http://www.ikarus-software.at
Kaspersky Anti-Virus (AVP) http://www.kaspersky.com
VirusBUSTER II http://www.leprechaun.com.au
email scanning services http://www.messagelabs.com/viruseye/
eScan http://www.microworldtechnologies.com
MKS Vir http://www.mks.com.pl
McAfee Anti-Virus dan McAfee Virus Scan http://www.mcafee.com atau http://www.nai.com
InVircible AVhttp://www.invircible.com
Norman Virus Control http://www.norman.no
Panda AntiVirus dan NanoScan http://www.pandasoftware.com
Per AntiVirushttp://www.persystems.com/antivir.htm
Protector Plus http://www.pspl.com
VirusNet PC and VirusNet LAN http://www.safe.net
BitDefender http://www.bitdefender.com
Sophos Anti-Virus http://www.sophos.com
Antigen for Microsoft Exchange http://www.sybari.com
Norton Antivirus dan Symantec Antivirus Corporate Editionhttp://www.symantec.com
Trend Virus Control System dan PC-Cilin http://www.trendmicro.com
VirusBuster http://www.vbuster.hu
ClamAV http://www.clamav.org
PCMAV -
Windows Live OneCare dan Microsoft ForeFont http://onecare.live.com
ZoneAlarm AntiVirus http://www.zonealarm.com/
BullGuard Antivirus http://www.bullguard.com

Jumat, 17 Oktober 2014

Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar




.
Pengertian Bahasa
Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.
Bahasa yang baik adalah bahasa yang sesuai dengan situasi. Sebagai alat komunikasi, bahasa harus dapat efektif menyampaikan maksud kepada lawan bicara. Karenanya, laras bahasa yang dipilih pun harus sesuai .
Ada lima laras bahasa yang dapat digunakan sesuai situasi. Berturut-turut sesuai derajat keformalannya, ragam tersebut dibagi sebagai berikut.
  1. Ragam beku (frozen) digunakan pada situasi hikmat dan sangat sedikit memungkinkan keleluasaan seperti pada kitab suci, putusan pengadilan, dan upacara pernikahan.
  2. Ragam resmi (formal) digunakan dalam komunikasi resmi seperti pada pidato, rapat resmi, dan jurnal ilmiah.
  3. Ragam konsultatif (consultative) digunakan dalam pembicaraan yang terpusat pada transaksi atau pertukaran informasi seperti dalam percakapan di sekolah dan di pasar.
  4. Ragam santai (casual) digunakan dalam suasana tidak resmi dan dapat digunakan oleh orang yang belum tentu saling kenal dengan akrab.
  5. Ragam akrab (intimate) digunakan di antara orang yang memiliki hubungan yang sangat akrab dan intim.
Bahasa yang benar adalah bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa baku, baik kaidah untuk bahasa baku tertulis maupun bahasa baku lisan. Ciri-ciri ragam bahasa baku adalah sebagai berikut.
  1. Penggunaan kaidah tata bahasa normatif. Misalnya dengan penerapan pola kalimat baku: acara itu sedang kami ikuti dan bukan acara itu kami sedang ikuti.
  2. Penggunaan kata-kata baku. Misalnya cantik sekali dan bukan cantik banget; uang dan bukan duit; serta tidak mudah dan bukan nggak gampang.
  3. Penggunaan ejaan resmi dalam ragam tulis. Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disempurnakan (EYD). Bahasa baku harus mengikuti aturan ini.
  4. Penggunaan lafal baku dalam ragam lisan. Meskipun hingga saat ini belum ada lafal baku yang sudah ditetapkan, secara umum dapat dikatakan bahwa lafal baku adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau bahasa daerah. Misalnya: /atap/ dan bukan /atep/; /habis/ dan bukan /abis/; serta /kalaw/ dan bukan /kalo/.
Seiring berkembangnya jaman, kaidah bahasa baku yang seharusnya dipakai lama kelamaan ditinggalkan. Orang sudah mulai melupakan bagaimana tata bahasa yang baik dan benar sesuai dengan EYD yang disempurnakan.
Kriteria yang digunakan untuk melihat penggunaan bahasa yang benar adalah kaidah bahasa dan kaidah itu sendiri meliputi 6 aspek .
  1. Tata Bunyi (Fonologi)
  2. Tata bahasa (Kata dan Kalimat)
  3. Kosakata
  4. Ejaan
  5. Makna
  6. kelogisan.
Contoh penggunaan kalimat yang baku dan tidak baku adalah sebagai berikut :
Benar : Apakah Bapak Ari sedang mengajar di kelas KA12 ?
Salah : Pak ari sekarang ngajar dimana ye ?
Contoh di atas menunjukkan perbedaan yang mencolok antara bahasa yang baku dan bahasa tidak baku. Kita bisa melihat susunan yang benar pada kalimat pertama. Kalimat yang pertama sesuai dengan SPOK(Subjek-Predikat-Objek-keterangan). Sedangkan pada contoh yang kedua bukan merupakan struktur bahasa yang baku
Kalimat kedua sudah dipengaruhi oleh bahasa pergaulan yang sudah dipakai pakai sehari hari. Terutama di jakarta bahasa baku sudah hampir tidak pernah dipakai,kecuali dalam hal tulis menulis. Bahasa baku biasa digunakan dalam bahasa tulis, jika dalam bahasa lisan , bahasa baku terkesan terlalu panjang.
          Perbedaan Bahasa baku dan Bahasa gaul
Bahasa Indonesia
Bahasa Gaul (informal)
Aku, Saya
Gue
Kamu
Elo
sudah
udeh
Apakah benar?
Emangnya bener?
Tidak
kagak
Tidak peduli
Emang gue pikirin

Bahasa Sebagai Alat Komunikasi
Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.

Tujuan Penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi
Penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi, memiliki tujuan tertentu yaitu agar kita dipahami oleh orang lain. Jadi dalam hal ini respons pendengar atau lawan komunikan yang menjadi perhatian utama kita.
  • Bahasa sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan alat untuk merumuskan maksud kita.
  • Dengan komunikasi, kita dapat menyampaikan semua yang kita rasakan, pikirkan, dan ketahui  kepada orang lain.
  • Dengan komunikasi, kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita dan apa yang telah dicapai oleh orang-orang sejaman kita.
  • Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi melalui lisan (bahsa primer) dan tulisan (bahasa sekunder). Berkomunikasi melalui lisan (dihasilkan oleh alat ucap manusia), yaitu dalam bentuk symbol bunyi, dimana setiap simbol bunyi memiliki cirri khas tersendiri. Suatu simbol bisa terdengar sama di telinga kita tapi memiliki makna yang sangat jauh berbeda. Misalnya kata ’sarang’ dalam bahasa Korea artinya cinta, sedangkan dalam bahasa Indonesia artinya kandang atau tempat.

Kita tentu tidak bisa membayangkan bagaimana komunikasi bisa terjalin tanpa adanya bahasa. Orang tidak akan memahami yang kita inginkan dan kita pun juga tidak bisa menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Tetapi justru kemampuan kita yang berbeda beda dalam memahami sebuah bahasa dapat memicu adanya kesalahpahaman yang berujung pada pertengkaran.

Kalimat yang tidak menyimpang dari kaidah bahasa maksudnya adalah kalimat yang cermat baik dari segi pemilihan kata dan bentukan kata maupun susunan kalimatnya memenuhi aturan sintaksis yang benar. Sebaliknya, kalimat yang menyimpang dari kaidah bahasa, susunan kalimatnya tidak sesuai dengan aturan sintaksis yang benar.
Contoh :
1.      Pada jadwal di atas menunjukkan kereta eksekutif Argo Bromo berangkat pada pukul 15.00 dari Gambir.
2.      Bagi yang menitip sepeda motor harus dikunci.
3.      Yang punya HP harus dimatikan. 

Kalimat di atas meskipun dapat dipahami tapi terasa janggal didengar. Pada kalimat pertama terasa ada yang kurang secara sintaksis. Jabatan subjeknya tidak ada karena penggunaan kata tugas “pada”. Jika kata “pada” dihilangkan, akan terasa lebih tepat. Penggunaan kata tugas “bagi” pada kalimat kedua juga tidak pada tempatnya dan tidak perlu sebab yang dimaksud sesungguhnya adalah sepeda motor yang dititipkan bukan orangnya. Kalimat kedua mengandung pengertian bahwa yang dititipkan adalah pemilik sepeda motor atau orangnya. Demikian pula pada kalimat ketiga, yang dimatikan adalah HP bukan pemilik HP. Perbaikan kalimat di atas ialah:
  1. Jadwal di atas menunjukkan kereta api eksekutif Argo Bromo berangkat pada pukul 15.00 dari Gambir .
  2. Sepeda motor yang dititipkan harus dikunci.
  3. Yang memiliki HP agar mematikan HP-nya.

Kalimat juga harus logis atau dapat dinalar oleh akal. Meskipun secara gramatikal sesuai dengan kaidah namun jika tidak logis, kalimat tersebut tak akan dapat dipahami dengan baik bila disampaikan kepada orang lain.

Sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia mempunyai berbagai fungsi, yaitu sebagai bahasa resmi negara, bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan, alat perhubungan pada tingkat nasional bagi kepentingan menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, dan alat pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, seni, serta teknologi modern.
Fungsi-fungsi ini tentu saja harus dijalankan secara tepat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar akan menghasilkan buah pemikiran yang baik dan benar pula. Kenyataan bahwa bahasa Indonesia sebagai wujud identitas bahasa Indonesia menjadi sarana komunikasi di dalam masyarakat modern. Bahasa Indonesia bersikap luwes sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai sarana komunikasi masyarakat modern.

Daftar Pustaka
http://wmurtiyasni.blogspot.com/2013/10/penggunaan-bahasa-indonesia-yang-baik.html