Istilah
perusahaan rintisan atau startup, terutama yang bergerak di ranah teknologi dan
internet, diprediksi semakin bertumbuh dan mampu memberikan dampak positif bagi
ekonomi bangsa. Namun upaya untuk membangun dan membesarkan nama sebuah
startup, tidaklah semudah menginstal aplikasi.
Walaupun
sulit, tetapi apabila dikerjakan dengan benar, bukan tidak mungkin perusahaan
rintisan tersebut akan mampu berkembang cepat. Country Manager Zomato
Indonesia, Djunadi Putra Satrio, memberikan tiga kiat mengenai bagaimana cara
untuk mengembangkan perusahaan rintisan (startup).
"Hal
yang paling utama agar startup bisa maju adalah pantang menyerah, seorang
founder tidak boleh gampang menyerah ketika menemukan kegagalan," ungkap
Djunadi saat diwawancarai di Kemang Jakarta Selatan, Senin (15/6/2015).
Dirinya
mencontohkan beberapa fouder startup global yang kini suskes merintis
perusahaan seperti Facebook yang dimiliki Mark Zuckerberg juga Bill Gates.
"Setahu
saya Facebook bukanlah produk pertama yang dimiliki Mark ketika itu, awalnya
sebelum membuat Facebook dia sempet menemui kegagalan. Demikian juga Bill
Gates, awalnya mengalami kendala tetapi mereka berdua tidak menyerah dan terus
mencoba," papar Djunadi.
Kedua,
menurut Djunadi, seorang founder startup harus bisa menentukan waktu yang tepat
untuk meluncurkan perusahaan tersebut. "Istilahnya timing-nya harus
tepat," sambung Djunadi lagi.
Aspek
itu penting, karena menurut Djunadi, beberapa perusahaan berskala besar pun
pernah gagal untuk bermain di ranah ini (bisnis rintisan.com). Disebabkam waktu
yang dipilih untuk meluncurkannya kurang tepat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar