Selasa, 18 Juni 2013

tugas IBD 2 KEPEMIMPINAN

Makalah
Judul: KEPEMIMPINAN
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar

Disusun Oleh: Robertus Koekuh Agung Prasetyo
NPM: 16112653
Kelas: 1KA10
Dosen Pengasuh: Sri Hermawati

Sistem Informasi
UNIVERSITAS GUNADARMA



BAB II
PENDAHULUAN


Latar Belakang
Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia (Moejiono, 2002). Ada banyak pengertian yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing, definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan.

Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.
Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.
Moejiono (2002) memandang bahwa leadership tersebut sebenarnya sebagai akibat pengaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya. Para ahli teori sukarela (compliance induction theorist) cenderung memandang leadership sebagai pemaksaan atau pendesakan pengaruh secara tidak langsung dan sebagai sarana untuk membentuk kelompok sesuai dengan keinginan pemimpin (Moejiono, 2002).
Dari pendapat pendapat tersebut bisa disimpulkan bahwa kepemimpinan adalah sikap atau kemauan diri sendiri untuk mengarahkan orang lain atau kelompok untuk berbuat sesuatu yang telah disepakati bersama. Untuk menjadi seorang pemimpin dibutuhkan sikap yang tegas dan punya pendirian yang kuat








Rumusan masalah


Dalam makalah sederhana ini penulis menjelaskan tentang kepempinan dalam organisasi , meliputi sikap yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin . Selain itu juga menjelaskan tentang pentingnya seorang pemimpin dalam sebuah organisasi yang berdampak pada kinerja anggota yang ada dalam sebuah organisasi tersebut


























Makalah
Judul: KEPEMIMPINAN
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar

Disusun Oleh: Robertus Koekuh Agung Prasetyo
NPM: 16112653
Kelas: 1KA10
Dosen Pengasuh: Sri Hermawati

Sistem Informasi
UNIVERSITAS GUNADARMA



BAB II
PENDAHULUAN


Latar Belakang
Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia (Moejiono, 2002). Ada banyak pengertian yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing, definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan.

Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.
Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.
Moejiono (2002) memandang bahwa leadership tersebut sebenarnya sebagai akibat pengaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya. Para ahli teori sukarela (compliance induction theorist) cenderung memandang leadership sebagai pemaksaan atau pendesakan pengaruh secara tidak langsung dan sebagai sarana untuk membentuk kelompok sesuai dengan keinginan pemimpin (Moejiono, 2002).
Dari pendapat pendapat tersebut bisa disimpulkan bahwa kepemimpinan adalah sikap atau kemauan diri sendiri untuk mengarahkan orang lain atau kelompok untuk berbuat sesuatu yang telah disepakati bersama. Untuk menjadi seorang pemimpin dibutuhkan sikap yang tegas dan punya pendirian yang kuat








Rumusan masalah


Dalam makalah sederhana ini penulis menjelaskan tentang kepempinan dalam organisasi , meliputi sikap yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin . Selain itu juga menjelaskan tentang pentingnya seorang pemimpin dalam sebuah organisasi yang berdampak pada kinerja anggota yang ada dalam sebuah organisasi tersebut
































































BAB II
PEMBAHASAN


Kepemimpinan merupakan factor terpenting dalam suatu organisasi, Tindakan pemimpin akan mempengaruhi gerak suatu organisasi. Pemimpin yang dapat memerankan fungsi secara maksimal dan dapat mencapai tujuan tertentu yang disepakati dapat dikatakan sebagai kepemimpinan yang efektif. Dalam kehidupan organisasi yang didalamnya melibatkan berbagai pola interaksi antar manusia, baik secara individual maupun kelompok, masalah konflik merupakan fakta yang tidak dapat dihindarkan. Dan konflik itu sendiri merupakan proses dinamis yang dapat dilihat, diuraikan dan dianalisa. Oleh karna itu, konflik sebagai suatu proses sangat menarik dalam dunia manajemen.
Dalam organisasi manapun, rasa kebersamaan di antara para anggotanya adalah mutlak, sebab rasa kebersamaan pada hakikinya merupakan pencerminan dari pada kesepakatan antara para bawahan, maupun antara pemimpin dengan bawahan, dalam mencapai tujuan organisasi. Tapi dalam hal tertentu mungkin akan timbul ketidaksesuaian antara para bawahan (Timbul persoalan). Apabila diantara mereka tidak dapat menyelesaikan persoalan, pemimpin perlu turun tangan untuk segera menyelesaiakan. Dan dalam hal memecahkan persoalan hubungan diantara bawahan, pimpinan harus bersikap adil tidak memihak.
Setiap orang pada dasarnya menghendaki ada pengakuan pada hasil karyanya dari orang lain. Demikian pula setiap bawahan dalam organisasi memerlukan adanya pengakuan dan penghargaan pada bawahannya baik dalam bentuk verbal maupun non verbal.
Peranan pimpinan dalam suatu organisasi adalah menciptakan rasa aman, dengan terciptanya rasa aman bawahan dalam melaksanakan tugas-tugasnya merasa tidak tertanggu, bebas dari segala perasaan gelisah, kekhawatiran , bahkan merasa memperoleh jaminan keamanan dari pimpinan. Dan bagaimana seorang pemimpin itu harus berperilaku terhadap konflik, perlu berorientasi kembali kepada berbagai teori kepemimpinan yang ada.
Seorang pemimpin harus bisa menjadi contoh yang baik untuk bawahannya. Pemimpin pasti akan selalu menjadi sorotan terhadap apapun yang dia lakukan. Semakin tinggi jabatan yang kita pegang , semakin banyak rintangan yang akan kita hadapi. Jika kita sebagai pemimpin bisa bersikap baik dan sewajarnya dengan bawahan, pasti bawahan kita akan senang dan pekerjaan yang dilakukan akan lancar . Beda dengan pemimpin yang anarkis dan menang sendiri, pasti banyak orang yang tidak suka dengan sikap pemimpim tersebut. Sikap seorang pemimpin juga berpengaruh terhadap kinerja anggota dan organisasi yang dia pimpin . Oleh karena itu seorang pemimpin harus mempunyai sikap yang tegas dalam pendirian dan bisa membuat nyaman anggota yang dia pimpin.









































BAB II
PEMBAHASAN


Kepemimpinan merupakan factor terpenting dalam suatu organisasi, Tindakan pemimpin akan mempengaruhi gerak suatu organisasi. Pemimpin yang dapat memerankan fungsi secara maksimal dan dapat mencapai tujuan tertentu yang disepakati dapat dikatakan sebagai kepemimpinan yang efektif. Dalam kehidupan organisasi yang didalamnya melibatkan berbagai pola interaksi antar manusia, baik secara individual maupun kelompok, masalah konflik merupakan fakta yang tidak dapat dihindarkan. Dan konflik itu sendiri merupakan proses dinamis yang dapat dilihat, diuraikan dan dianalisa. Oleh karna itu, konflik sebagai suatu proses sangat menarik dalam dunia manajemen.
Dalam organisasi manapun, rasa kebersamaan di antara para anggotanya adalah mutlak, sebab rasa kebersamaan pada hakikinya merupakan pencerminan dari pada kesepakatan antara para bawahan, maupun antara pemimpin dengan bawahan, dalam mencapai tujuan organisasi. Tapi dalam hal tertentu mungkin akan timbul ketidaksesuaian antara para bawahan (Timbul persoalan). Apabila diantara mereka tidak dapat menyelesaikan persoalan, pemimpin perlu turun tangan untuk segera menyelesaiakan. Dan dalam hal memecahkan persoalan hubungan diantara bawahan, pimpinan harus bersikap adil tidak memihak.
Setiap orang pada dasarnya menghendaki ada pengakuan pada hasil karyanya dari orang lain. Demikian pula setiap bawahan dalam organisasi memerlukan adanya pengakuan dan penghargaan pada bawahannya baik dalam bentuk verbal maupun non verbal.
Peranan pimpinan dalam suatu organisasi adalah menciptakan rasa aman, dengan terciptanya rasa aman bawahan dalam melaksanakan tugas-tugasnya merasa tidak tertanggu, bebas dari segala perasaan gelisah, kekhawatiran , bahkan merasa memperoleh jaminan keamanan dari pimpinan. Dan bagaimana seorang pemimpin itu harus berperilaku terhadap konflik, perlu berorientasi kembali kepada berbagai teori kepemimpinan yang ada.
Seorang pemimpin harus bisa menjadi contoh yang baik untuk bawahannya. Pemimpin pasti akan selalu menjadi sorotan terhadap apapun yang dia lakukan. Semakin tinggi jabatan yang kita pegang , semakin banyak rintangan yang akan kita hadapi. Jika kita sebagai pemimpin bisa bersikap baik dan sewajarnya dengan bawahan, pasti bawahan kita akan senang dan pekerjaan yang dilakukan akan lancar . Beda dengan pemimpin yang anarkis dan menang sendiri, pasti banyak orang yang tidak suka dengan sikap pemimpim tersebut. Sikap seorang pemimpin juga berpengaruh terhadap kinerja anggota dan organisasi yang dia pimpin . Oleh karena itu seorang pemimpin harus mempunyai sikap yang tegas dalam pendirian dan bisa membuat nyaman anggota yang dia pimpin.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar