Selasa, 18 Juni 2013

Tugas Ibd 1 TANGGUNG JAWAB

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB


BAB I
PENDAHULUAN




A. LATAR BELAKANG
Kata tanggung jawab sudah tidak asing lagi di telinga kita dan bahkan tidak jarang ada sebagian orang yang tidak mengenal arti dari tanggung jawab tersebut . Menurut Kamus Bahasa Indonesia arti kata tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya (kalau terjadi apa-apa boleh dituntut, dipersalahkan, diperkarakan, dsb). Hak fungsi menerima pembebanan, sebagai akibat sikap pihak sendiri atau pihak lain. Kalau ditambah imbuhan “Bertanggung jawab” berarti berkewajiban menanggung; memikul tanggung jawab, menanggung segala sesuatunya. Arti kata keadaan wajib menanggung segala sesuatunya adalah kurang lebih adalah secara tidak langsung kita dipaksa untuk menanggung akibat dari perbuatan yang kita lakukan . Ada peribahasa yang mengatakan “berani berbuat berani bertanggung jawab” , peribahasa tersebut menegaskan bahwa akibat dari perbuatan yang kita lakukan harus kitalah yang bertanggungjawab.
Perilaku tanggung jawab harus diterapkan dimana saja kita berada karena ini merupakan sifat yang terpuji, oleh karena itu kita wajib bertanggung jawab atas segala bentuk apapun yang kita perbuat, entah itu perbuatan baik ataupun tidak. Bertanggung jawab berarti kita juga telah berlaku jujur.
Tanggung jawab kita sebagai manusia itu bermacam-macam mulai dari beribadah kepada Tuhan, sampai Kalifatullahi atau sebagai seorang pemimpin.
Maka dari itu kita sebagai manusia makhluk yang sempurna harus bersikap tanggung jawab dibidang apapun atau diprofesi apapun yang kita jalani agar semua yang kita lakukan mendapat Ridho dari Tuhan yang Maha Esa.
Tanggung jawab hendaknya harus kita tanamkan sejak kecil. Jika tanggung jawab sudah kita tanamkan sejak kecil , maka secara tidak langsung kita akan berpikir sebelum bertindak . Jadi kita tidak asal dalam melakukan sebuah tindakan.

B. RUANG LINGKUP

Dalam makalah yang bertema tanggung jawab ini, penulis akan membahas tentang peran mahasiswa terhadap tanggung jawab sosial, antara lain sebagai berikut :
  1. bagaimana peran mahasiswa terhadap tanggungjawab sosial
  2. menjelaskan tentang peran moral sosial. Akademik, politik
  3. pendapat penulis tentang peran mahasiswa terhadap tanggung jawab











BAB II
PEMBAHASAN



1. Peran moral
Mahasiswa yang dalam kehidupanya tidak dapat memberikan contoh dan keteladanan yang baik berarti telah meninggalkan amanah dan tanggung jawab sebagai kaum terpelajar . Dalam tingkatan pelajar, mahasiswa sudah merupakan tingkatan yang paling tinggi. Jika sudah masuk tingkatan paling tinggi berarti mahasiswa harus bosa lebih dewasa dalam berpikir. Dewasa dalam berpikir bisa diartikan mahasiswa dapat membangun moral diri sendiri. Jika hari ini kegiatan mahasiswa berorientasi pada hedonisme (hura – hura dan kesenanggan) maka berarti telah berada persimpangan jalan dan tidak layak disebut sebagai mahasiswa. Jika mahasiswa hari ini lebih suka mengisi waktu luang mereka dengan agenda rutin pacaran tanpa tahu dan mau ambil tahu tentang perubahan di negeri ini maka mahasiswa semacam ini adalah potret “generasi yang hilang “yaitu generasi yang terlena dan lupa akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pemuda dan mahasiswa.

2.         Peran sosial
Mahasiswa harus menumbuhkan jiwa-jiwa sosial yang dalam atau dengan kata lain solidaritas sosial. Solidaritas yang tidak dibatasi oleh sekat sekat kelompok, namun solidaritas sosial yang universal secara menyeluruh serta dapat melepaskan keangkuhan dan kesombongan. Mahasiswa tidak bisa melihat penderitaan orang lain, tidak bisa melihat poenderitan rakyat, tidak bisa melihat adanya kaum tertindas dan di biarkan begitu saja. Mahasiswa dengan sifat kasih dan sayangnya turun dan memberikan bantuan baik moril maupun materil bagi siapa saja yang memerlukannya. Mahasiswa hendaknya menjadi motor penggerak dalam hubungannya dengan kehidupan sosial. Jika bukan mahasiswa siapa lagi yang akan mulai bergerak dalam bidang sosial ? Oleh karena itu mahasiswa lah yang harus memulai.

3.         Peran Akademik
Sesibuk apapun mahasiswa, turun kejalan, turun ke rakyat dengan aksi sosialnya, sebanyak apapun agenda aktivitasnya jangan sampai membuat mahasiswa itu lupa bahwa adalah insan akademik. Mahasiswa dengan segala aktivitasnya harus tetap menjaga kuliahnya. Setiap orang tua pasti ingin anaknya selesai kuliah dan menjadi orang yang berhasil. Oleh karena itu akademik haruslah menjadi nomer 1 dan yang paling utama. Percuma saja jika kita bergerak dalam bidang sosial, politik , dan budaya tetapi tidak ada landasan pemikiran yang benar. Maka sebagai seorang anak berusahalah semaksimal mungkin untuk dapat mewujudkan keinginan itu, untuk mengukir masa depan yang cerah dan membahagiakan orang tua.





4. Peran politik
Peran politik adalah peran yang paling berbahaya karena disini mahasiswa berfungsi sebagai presseur group ( group penekan ) bagi pemerintah yang zalim. Oleh karena itu pemerintah yang zalim merancang sedemikian rupa agar mahasiswa tidak mengambil peran yang satu ini. Pada masa ordebaru di mana daya kritis rakyat itu di pasung, siapa yang berbeda pemikiran dengan pemerintah langsung di cap sebagai makar dan kejahatan terhadap negara. Mahasiswa adalah kaum terpelajar dinamis yang penuh dengan kreativitas. Mahasiswa adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Sekarang mari kita pertanyakan pada diri kita yang memegang label Mahasiswa, sudah seberapa jauh kita mengambil peran dalam diri kita dan lingkungan.

Pendapat penulis terhadap tema yang diangkat bahwa sebagai mahasiswa yang sudah bukan anak SMA, SMP, ataupun SD harus bisa lebih bertanggung jawab dalam melakukan tindakan. Mahasiswa sudah melalui tahap-tahap yang panjang dalam bidang persekolahan . Tindakan yang dilakukan mahasiswa harus lebih bertanggung jawab. Semakin tinggi tingkat pendidikan kita, dituntut pula tanggung jawab yang lebih besar.




   


Tidak ada komentar:

Posting Komentar